Pisah-Sambut Guru Besar UGM

Cuk Sahana, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2010 13:42 WIB
Image: corbis.com
Share :

YOGYAKARTA - Jumlah guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) terus bertambah meski beberapa di antaranya telah memasuki masa pensiun. Hari ini (10/8/2010), UGM melepas sebanyak empat orang guru besar yang telah memasuki masa pensiun dan menyambut tujuh guru besar baru.

Keempat guru besar yang telah memasuki masa pensiun yaitu Prof Dr Mammed Sagi, MS (Fakultas Biologi), Prof Dr Bambang Djadmo Kertonegoro, MSc (Fakultas Pertanian), Prof Dr Issirep Sumardi (Fakultas Biologi), dan Prof Dr Ir Soeparno (Fakultas Peternakan).

Sementara ketujuh guru besar baru UGM itu, yakni Prof Dr Sofia Retnowati, MS (Fakultas Psikologi), Prof Dr Catur Sugiyanto, MA (Fakultas Ekonomika dan Bisnis), Prof Ir Henricus Priyosulistyo, MSc, PhD (Fakultas Teknik), Prof Dr Sudibyakto, MS (Fakultas Geografi), Prof Dr Yuventius Agustinus Nunung Prajarto, MA (Fisipol), Prof Dr Purwo Santoso, MA (Fisipol), serta Prof dr M Jufrie, SpA(K), PhD (Fakultas Kedokteran).

Dalam sambutannya, salah satu guru besar yang pensiun Prof Dr Ir Soeparno mengatakan, selama menjadi guru besar mereka telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan kontribusi mencerdaskan bangsa melalui UGM. Kontribusi diberikan baik dalam bentuk mengajar, penelitian hingga program pengabdian masyarakat lainnya.

“Kita guru besar yang telah pensiun ini berusaha berkontribusi mencerdaskan bangsa melalui UGM. Kami juga masih siap jika tetap dibutuhkan untuk membantu UGM,” urai Soeparno dalam Perkenalan Guru Besar Baru dan Pelepasan Guru Besar Purna Tugas di Balai Senat, Selasa (10/8/2010).

Sementara itu, mewakili guru besar baru, Prof Dr Sofia Retnowati mengatakan, status guru besar merupakan sebuah amanah yang tidak ringan. Tanggung jawab guru besar untuk memajukan bangsa dan UGM sebagai universitas riset merupakan salah satu tantangan bagi mereka.

“Ini bukan sebuah tugas yang ringan karena tanggung jawab guru besar sangat besar untuk ikut memajukan bangsa dan UGM sebagai universitas riset,” kata Sofia.

Di sisi lain Ketua Majelis Guru Besar (MGB) UGM Prof Drs Suryo Guritno, MStats., PhD mengucapkan terima kasih kepada para guru besar yang telah purna tugas namun masih tetap berkomitmen membantu dan membesarkan UGM. “Untuk guru besar baru diharapkan siap dengan tanggung jawabnya yang kian bertambah,” kata Suryo.

Dengan acara pisah-sambut tersebut sampai saat ini jumlah guru besar UGM telah mencapai 431 orang, yaitu 276 guru besar aktif, 37 guru besar emeritus, dua guru besar luar biasa dan 116 guru besar yang telah pensiun.

Usai acara pelepasan dan perkenalan guru besar kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai masalah regulasi PT BHMN terkait amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada pembatalan UU BHP oleh Wakil Rektor Senior Bidang Administrasi, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia UGM Prof Ainun Na'im, MBA, PhD.

Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat , Prof Dr Retno S Sudibyo, MSc, Apt, dan Wakil Rektor Bidang Alumni dan Pengembangan Usaha, Prof Ir Atyanto Dharoko, MPhil, PhD ini sebelumnya dilakukan pengheningan cipta atas wafatnya dua guru besar UGM yaitu Prof Dr Ir Kasumbogo Untung (Fakultas Pertanian) dan Prof Dr Ir Prayoto, MSc (Fakultas MIPA) beberapa waktu lalu.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya