JAKARTA - Rumah seorang teknisi Malaysia di perkebunan sawit di Ketapang, Kalimantan Barat, dikabarkan dilempari oleh sekelompok orang tidak dikenal. Media Malaysia menyebut insiden ini sebagai bentuk sweeping terhadap warga Negeri Jiran itu.
Seperti diberitakan kantor berita Bernama, Selasa (31/8/2010), insiden terjadi pada Minggu dini hari sekira pukul 02.00 wita. Menurut laporan Bernama, sekelompk orang yang melempari rumah warga Malaysia itu mengenakan ikat kepala bertuliskan 'Ganyang Malaysia' sambil menyebutkan kata-kata penghinaan.
Pria berusia 60 tahun yang disembunyikan identitasnya itu menuturkan dirinya hampir terkena lemparan batu saat membukan pintu untuk memeriksa kegaduhan di depan rumahnya. Namun polisi segera datang mengantisipasi situasi agar tidak menjadi lebih buruk. Saat kejadian, pria tersebut berada di rumah sendiri, sementara istrinya sedang pulang ke Malaysia.
Setelah kejadian itu dia mengaku trauma dan meminta kepada majikannya untuk memperpendek masa kontrak agar bisa segera kembali ke negaranya.
Menurutnya, sekelompok pria sudah mengawasi dirinya sejak Sabtu (28/8/2010), dan melintas di depan rumah pada keesokan harinya.
Rencana sweeping sering dilontarkan beberapa organisasi massa menyusul insiden penangkapan tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan oleh Polisi Diraja Malaysia. Namun Kepolisian RI menjamin keamanan bagi warga Malaysia di Indonesia.
(Dian AF)