JAKARTA - Empat nelayan Indonesia dikabarkan ditabrak oleh kapal polisi Malaysia di perairan Temeral Ujung Tanjung, Balai Karimun, Kepulauan Riau pada 5 Oktober lalu.
Ketua DPR Marzuki Alie usai menghadiri silaturrahmi tokoh nasional di Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (8/10/2010), mengklarifikasi kabar tersebut.
“Informasinya bukan ditabrak. Dia (kapal nelayan Indonesia) karam dan ditolong oleh kapal patroli Malaysia. Masa orang ditolong marah,” ujarnya.
Marzuki mengaku mendapat klarifikasi tersebut langsung dari Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Seperti diketahui, sebelumnya media ramai memberitakan penangkapan empat nelayan RI oleh polisi Malaysia.
Mereka adalah Guan (55) sebagai kapten dan tiga ABK yaitu Ling (22), Aan (55), dan Adi (50). Siang tadi keempatnya telah diserahkan polisi Malaysia ke pihak KBRI Johor Bahru. Berdasarkan jadwal semula, mereka akan dipulangkan ke Tanah Air siang tadi lewat jalur laut.
(Muhammad Saifullah )