JAKARTA- Kisah Gayus pelesiran ke Bali meski statusnya tahanan Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, cukup mengejutkan publik. Meski sejatinya publik sudah tahu praktek semacam itu sudah lazim dilakukan di rumah tahanan atau bahkan lembaga pemasyarakatan.
Sejumlah pihak yang berkompeten seperti Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane juga mengamini pendapat di atas.
Anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Ahmad Kholid bahkan menengarai praktik tahanan bisa keluar masuk penjara dengan mudah juga terjadi di Rutan Kejaksaan Agung. “Cuma belum pernah ketahuan,” ujarnya kepada okezone di Jakarta, Jumat (19/11/2010).
Kholid menegaskan supremasi uang masih di atas segalanya di republik ini. Apapun bisa dibeli asal ada dananya, termasuk kebebasan. “Uang masih sangat berkuasa. Makanya orang berlomba-lomba untuk korupsi,” ungkapnya.
Gayus sendiri tertangkap kamera wartawan saat asyik menonton kejuaraan tenis di Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu. Awalnya Gayus menyangkal itu dirinya. Belakangan dia mengakui keluar tahanan dan pelesiran ke Bali bersama keluarganya.
(Muhammad Saifullah )