JAKARTA- Para peserta VI Asian Pasific Astronomy Olympiad (APAO) siang ini bertandang ke kantor Sekretariat Negara. Mereka diterima oleh Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto.
Mantan Menteri Pertambangan ini mengapresiasi inisiatif penyelenggara APAO dalam meningkatkan minat generasi muda dalam bidang astronomi. Menurutnya, APAO adalah satu peristiwa penting.
"Remaja dari berbagai negara berkumpul di Tolikara, Papua, untuk bersama-sama berlomba dalam astronomi. Ini menjadi kesempatan yang luar biasa dan menyenangkan bagi mereka," ujar Kuntoro kepada okezone, Kamis (25/11/2010).
Kuntoro mengaku, ketika remaja dia sangat tertarik pada astronomi. Baginya, bintang selalu menjadi misteri yang memicu keingintahuan. Astronomi menjadi subjek menarik karena bukan hanya mempelajari bintang, tapi juga tradisi suatu daerah. “Di daerah Jawa, ketika akan menanam padi, petani pasti merujuk keadaan langit dan bintang. Posisi bintang juga jadi penentu arah pulang bagi para nelayan,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Kuntoro sekaligus melepas kepergian para peserta APAO 2010 ke Karubaga, kabupaten Tolikara, Papua. Dia berpesan, para peserta sebaiknya tidak hanya fokus pada kompertisi, tetapi juga memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang menikmati alam dan memanfaatkan kemampuan observasi tidak hanya pada pengamatan bintang tapi juga pada kebudayaan setempat. Jadi kalian juga bisa melihat betapa kayanya negeri ini,” ujar Kuntoro.
Dia juga berharap tim Indonesia dapat meraih medali dan menjadi pemenang. “Tapi yang terpenting, ini kesempatan bagi putra-putri Indonesia untuk bertanding sebaik-baiknya di kompetisi internasional,” tutur Kuntoro. (rfa)
(Rani Hardjanti)