Penelitian Pelajar di Pesawat Ulang Alik Endeavour

Hanna Meinita, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2011 16:20 WIB
Pesawat Ulang Alik Endeavour saat diluncurkan di Tanjung Canaveral pada 16 Mei 2011. (Foto: Reuters)
Share :

PELUNCURAN Pesawat Ulang Alik Endeavour (STS-134) pada Senin (16/5/2011) menjadi sangat berkesan bagi pelajar di Amerika Serikat. Pasalnya, misi ke-25 sekaligus terakhir Endeavour ini melibatkan para pelajar dan guru AS.
 
Para pelajar ini mengikuti Student Spaceflight Experiments Program (SSEP). SSEP merupakan program Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Teknik dan Matematika (STEM) yang menantang para pelajar dan guru ilmu pengetahuan untuk merancang penelitian yang akan digunakan saat Endeavour mengorbit di International Space Station.
 
Menurut pejabat SSEP, ada 447 proposal penelitian yang diterima pihaknya. Dari jumlah itu, sebanyak 16 percobaan yang dirancang pelajar sekolah menengah atas dan mahasiswa perguruan tinggi oleh STS-134.
 
Berikut lima penelitian yang dinilai terbaik oleh SSEP, seperti dikutip dari Huffingtonpost, Jumat (20/5/2011).

1. Siswa SMA Mendenhall di Greensboro, North Carolina dipilih karena percobaan mereka yang menguji bagaimana udang laut, organisme yang sangat terkenal dan banyak dipelajari, tumbuh dalam lingkungan tanpa gravitasi. Para siswa meyakini udang akan tumbuh lebih besar di luar angkasa daripada di bumi.

 
2. Siswa SMA dari Shelton, Connecticut mendapatkan perhatian dari SSEP lantaran percobaan yang menguji efek dari kondisi tanpa bobot yang menahun pada perkembangan Bacillus thuringiensis. Ini merupakan bakteri yang sering digunakan untuk pengendalian hama. Para siswa meneliti untuk mengetahui apakah kondisi tanpa gravitasi akan mencegah dinding sel bakteri ini untuk berkembang.


3. Di tempat ketiga ada dua siswa kelas tujuh dari SMA Jackson. Josie Smith dan Celeste Brown dari Portland, Oregon, dipilih karena percobaan yang akan menguji pertumbuhan kristal protein yang diproduksi sel kanker, pada kondisi dengan gravitasi rendah. Peneliti muda ini yakin menumbuhkan urokinase kristal protein di ruang angkasa akan memberikan pengetahuan baru dalam perawatan untuk pengobatan kanker.
 
4. Tiga pelajar dari SMA Utah Hillcrest dipilih karena melakukan percobaan yang akan mengetahui efek dari embrio katak jika tanpa grativasi. Percobaan ini akan melihat zat tertentu di dalam tubuh yang disebut morfogen atau khususnya aktivin, yang menentukan perkembangan sistem saraf pusat.

5. Percobaan dari SMA Maitland yang terletak di Florida, dibuat untuk mengukur etanol, bahan aktif dalam pembersih tangan, saat diaplikasian dalam kondisi dengan gravitasi minim. Menurut peneliti Abby O'Brien, di luar angkasa, para astronot harus menggunakan air untuk minum. Namun mereka tidak memiliki air yang cukup untuk mencuci tangan. Karena itu, penelitian ini akan mengetahui cara yang baik untuk membersihkan diri sendiri.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya