WASHINGTON - Sejumlah media Barat memberitakan Osama bin Laden sempat terpikir untuk mengganti nama Al Qaeda, organisasi jihad -atau teror dalam defenisi Barat- yang dipimpinnya.
Berita tersebut konon bersumber dari salah satu surat Osama kepada rekannya yang ditemukan dari rumah persembunyiannya di Abottabat, Pakistan.
Dalam surat itu, Osama menyatakan Al Qaeda dinilainya kurang memiliki unsur religius, sesuatu untuk meyakinkan umat Islam seluruh dunia bahwa mereka sedang dalam perang suci melawan Amerika.
Penyebabnya antara lain, Al Qaeda telah membunuh terlalu banyak muslim dan Barat telah memenangkan perang wacana ke masyarakat.
Associated Press, Sabtu (25/6/2011) melaporkan, sesuatu itu mungkin seperti Taifat al-Tawhed Wal-Jihad, yang artinya Kelompok Tauhid dan Jihad. Atau Jama'at I'Adat al-Khilafat al-Rashida, yang berarti kelompok pengembalian kekhalifahan.
Osama menilai, nama Al Qaeda Al Jihad yang telah tereduksi menjadi hanya Al Qaeda memungkinkan Barat untuk mengklaim bahwa mereka tidak berperang melawan Islam. Oleh karena itu, mungkin sudah waktunya bagi Al Qaeda membawa kembali nama aslinya.
Surat Osama yang tidak bertanggal tersebut ditemukan di antara tulisan-tulisan terakhir yang dibuatnya sebelum dibunuh oleh pasukan Navy SEALS. Isi surat tersebut dibocorkan pejabat Amerika Serikat dalam kondisi anonim kepada media.
Mereka menyebut dokumen itu menggambarkan Osama sebagai pemimpin teroris yang berjuang untuk menjual jihad bagi organisasi yang tengah mengalami krisis.
(Insaf Albert Tarigan)