JAKARTA - Institut Teknologi Bandung (ITB) ketiban sial. Ada oknum yang memalsukan tanda tangan Rektor ITB Akhmaloka, dan menggunakannya untuk mengeruk keuntungan pribadi.
Pemalsuan tanda tangan rektor ITB ini ditemukan di dua surat pemberitahuan yang ditujukan untuk Pengarah MPL Network Sdn. Bhd. Petaling Jaya dan Pengarah Eagle Network Holding, Kuala Lumpur, Malaysia, Bayu Fadhlan.
Surat yang mengatasnamakan Rektor ITB tersebut berisi pengumuman daftar nama calon mahasiswa asal Malaysia yang berhasil masuk jurusan Farmasi ITB. Pada surat palsu itu juga disebutkan, para 'calon mahasiswa' yang namanya tercantum dalam daftar tersebut segera menyiapkan berkas administrasi serta membayar dana kelengkapan akademik. Demikian seperti dikutip dari situs ITB, Selasa (28/6/2011).
Situs ITB juga melansir, pemalsuan tanda-tangan rektor ini tidak hanya merugikan pihak calon mahasiswa Farmasi asal Malaysia, tetapi juga merugikan pihak ITB serta perguruan tinggi di Indonesia secara umum.
(Rifa Nadia Nurfuadah)