Legislatif, Eksekutif, & Yudikatif Tak Bekerja Maksimal

Tri Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 16 Juli 2011 09:52 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Meski sudah lebih dari setengah abad Indonesia merdeka, karut marut di republik ini seperti tak ada akhir. Korupsi terus merajalela dan pembangunan negara yang adil dan makmur juga tak pernah tercapai. Apa penyebabnya.

Budayawan, Yudhistira Anm Massardi menilai hal ini disebabkan karena tiga pilar negara, yaitu lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif tidak bisa berperan maksimal dalam koridor semestinya.

"Tiga pilar melakukan ironi selama ini. Mereka melakukan kewenangan bukan pada kapasitasnya. Seharusnya legislatif membuat undang-undang agar rakyat lebih baik, tapi mereka bekerja untuk memperkaya diri sendiri. Eksekutif juga hanya bekerja untuk golongannya," kata Yudhistira dalam diskusi Polemik Trijaya bertema "Ironi negeri ini" di Restoran Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2011).

Menurunya, kondisi ini sudah terjadi sejak lama, bukan hanya pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. "Seluruh kehidupan kita berlangsung sebagai ironi, kondisi yang tidak sebagaimana mestinya. Menjadi ironi karena peran tidak sebagaimana mestinya," ujarnya.

Menurut Yudhistira, tiga pilar yang diharapkan membangun negara ini gagal total memaknai peran masing-masing. Akibatnya, tindakan anarkistis sebagai bentuk kekesalan rakyat terjadi di mana-mana. Untuk mengatasi hal ini, butuh menurutnya, waktu yang cukup lama. Di mana anak bangsa harus dididik sejak dini agar memiliki bertanggung jawab.

"Ini tergantung karakter memaknai peran masing-masing. Karakter itu bisa dibangun sejak dini bukan sekarang," tutupnya.  

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya