Ratusan Pohon Ditebang Demi Proyek Transjakarta

Catur Nugroho Saputra, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2011 12:15 WIB
wordpress (ilustrasi)
Share :

JAKARTA – Pembangunan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta selama ini ternyata membawa dampak negatif kepada lingkungan. Pasalnya sederet proyek telah menumbalkan ratusan pohon yang harus ditebang.

Menyikapi hal ini, puluhan aktivis lingkungan hidup menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Bekasi Timur, tepatnya di depan Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Mereka mengecam rencana penebangan ratusan pohon di kawasan tersebut untuk proyek Bus Transjakarta koridor XI jurusan Kampung Melayu-Pulogebang.

Pantauan di lapanga, sejumlah aktivis dari Walhi dan LBH Jakarta tersebut nampak mengikatkan pohon dengan rantai. Bahkan, seorang aktivis juga mengikatkan diri di sebuah pohon besar dengan menggunakan rantai.

“Ruang terbuka hijau di Jakarta sekarang hanya tinggal 9,99 persen, padahal berdasarkan Undang-Undang Lingkungan Hidup, kota metropolitan harus mempunyai 30 persen ruang terbuka hijau,” kata Koordinator Aksi, Slamet Daroni, Kamis (21/7/2011).

Menurut dia, rencana Pemprov DKI untuk menebang ratusan pohon tersebut juga akan menimbulkan banyak dampak negatif seperti banjir, polusi udara, dan keterbatasan air. Secara estetika, Kota Jakarta juga akan semakin panas dan tak nyaman untuk dilihat.

“Waktu membangun Bus Transjakarta Koridor I Pemprov telah menebang 33 pohon, dan saat membangu Bus Transjakarta di Pondok Indah juga telah menebang 518 pohon palem,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam membangun Bus Transjakarta Koridor XI ini, Pemprov DKI rencananya akan menebang 477 pohon hijau dan memindahkan sekira 348 pohon. “Padahal untuk membuat fasilitas publik tidak harus mengorbankan jalur hijau,” pungkas Slamet.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya