PADANG - Masih ingat dengan Dora Indrianti Trimurni? Perempuan asal Padang, Sumatera Barat, penderita penyakit langka yakni mengeluarkan keringat darah dari pori-pori kepala.
Meski sudah menjalani pengobatan medis di Padang dan Jakarta selama berbulan-bulan, namun kondisi Dora belum berubah. Bahkan kondisinya saat ini semakin parah. Darah masih keluar dari pori-pori kepalanya, terlebih jika dia stres.
Di tengah penyakit yang merepotkannya itu, Dora, Rabu (16/11/2011) mengaku tetap berusaha mengejar cita-cita untuk menjadi jaksa. Dia tetap melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta. Kini kuliahnya sudah memasuki semester VII.
Para mahasiswa dan dosen pun memberikan apresiasi atas jerih payah perempuan 24 tahun itu. Keinginan Dora disertai usaha yang kuat untuk menyelesaikan kuliah, membuat orang-orang di sekelilingnya salut.
Sakit, bukan menjadi alasan bagi Dora untuk mengendurkan belajar. Ini terbukti dengan perolehan nilai yang di atas rata-rata. Ujian semester terakhir, dia mendapat indeks prestasi komulatif (IPK) 2,95.
Kini, Dora tinggal di tempat tinggal barunya di Jalan Taruko, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Rumah itu sudah empat bulan ditempati bersama adik kandungnya, Doni.
Saat ini, Dora masih harus mengkonsumsi obat untuk menghentikan pendarahan di kepala. Bahkan Dora masih harus check up ke RSUP M Djamil Padang sekali dalam dua pekan.
Sementara untuk biaya hidup sehari-hari, Dora masih menggunakan dana bantuan yang diterimanya dari berbagai donatur.
Ibunya sudah lama meninggal, sementara sang ayah sudah meninggalkannya sejak lama dan kini menetap di Dumai.
(Anton Suhartono)