Menteri Balthasar Ingatkan Agar Papua Jangan Merusak Lingkungan

Susi Fatimah, Jurnalis
Selasa 22 November 2011 14:28 WIB
menlh.go.id
Share :

NUSA DUA - Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan Papua tidak boleh egois. Hal itu dikatakan Kambuaya melihat perusahaan besar di Papua lebih mementingkan sektor ekonomi namun mengabaikan kelestarian lingkungan.
 
“Pengendalian dilakukan dari awal agar lebih baik. Jangan sampai hal-hal seperti sekarang dialami seperti pencemaran, kerusakan hutan. Jangan demi kepentingan ekonomi, merusak lingkungan," ujar Kambuaya di Hotel Ayodya Nusa Dua Bali, Selasa (20/11/2011).
 
Kambuaya tidak memungkiri sektor ekonomi memang dibutuhkan namun harus tetap mementingkan kelestarian lingkungan.  
 
"Jangan kita fokus ekonominya.  Kita butuh ekonominya memang," tuturnya. 
 
Terkait sektor ekonomi, dia menekankan pentingnya pembangunan pusat-pusat pertumbuhan di Papua. Hal ini agar tingkat kesejahteraan masyarakat Papua meningkat.
 
"Biaya hidup di Papua terlalu tinggi karena barang-barang kebutuhan dibawa dari luar. Oleh karena itu, mahal sekali. Seperti kayu saja Papua kan sumber kayu besar mengapa harus diolah diluar triplek lalu kembali dibawa ke Papua. Ini terlalu mahal. Itu mestinya dibangun di Papua. Dengan begitu akan mengurangi costnya. Harus ada pusat-pusat pertumbuhan di Papua," paparnya.
 
Kambuaya mencontohkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) di Papua tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. 
 
“Jadi kalau mau tahu gaji pegawai negeri di Papua hanya habis untuk satu minggu, biaya hidupnya tinggi, gaji pegawai negeri golongan 3A, 3B bayangkan untuk satu bulan 2 juta, 3 juta, 1,5 juta itu sulit. Makanya harus dibangun pertumbuhan ekonomi di Papua untuk mempercepat itu," tandasnya.
 
Dari segi transportasi pun, sambungnya, Papua pun tergolong mahal.
 
“Pesawat Jakarta-Denpasar 1,5 jam ini harga tiketnya Rp1 juta, dari Papua ke Sorong itu juga 1,5 jam tapi harganya Rp2 juta lebih. Semuanya mahal di Papua. Kalau mau bangun pusat pertumbuhan di sana, bayar mahal sedikit tidak apa-apa,” tutupnya. 

(Insaf Albert Tarigan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya