PKS: Usut Century, Abraham Tak Perlu Tengok Kanan Kiri

Misbahol Munir, Jurnalis
Selasa 06 Desember 2011 09:27 WIB
Ketua KPK Abraham Samad (foto:okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Kelompok Kerja Fraksi PKS Komisi III Aboebakar Al Habsyi meminta Abraham Samad cs segera menunjukkan kinerjanya dalam mengungkap mega skandal korupsi setelah dilantik nanti. Dia menilai kasus-kasus korupsi besar selama  ini banyak yang menggantung.

"Saya berharap Abraham Samad cs segera take action setelah dilantik, enggak perlu tengok kanan kiri, lempeng saja deh jalannya. Abraham sudah terlanjur memberi janji pada rakyat, apa yang diungkapkannya di ruang Komisi III adalah bentuk kontrak sosialnya dengan rakyat, pasti nanti akan ditagih," ujar Aboebakar kepada okezone, Selasa (6/12/2011).

Aboebakar menilai saat ini masyarakat tengah berspekulasi tentang kejanggalan mega skandal korupsi bail out Century.

Bahkan ada reaksi keras dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pascapertemuan dengan mantan Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I, Sri Mulyani.

Tidak hanya itu, pembubaran diskusi Century Gate di Universitas Kristen Indonesia (UKI) oleh rektor, semakin menunjukkan adanya pihak-pihak yang menginginkan kasus tersebut tidak diungkap kembali.

"Saya lihat banyak terjadi spekulasi di masyarakat seputar kasus-kasus besar yang belum tuntas. Ini timbul ketika ada beberapa insiden yang mencuat ke publik. Misalkan ketika ada reaksi keras presiden pascapertemuan dengan Sri Mulyani atau adanya pembubaran diskusi Century Gate di UKI oleh rektor," jelasnya.

Dia menegaskan, Century Gate harus segera dituntaskan oleh Abraham cs agar kekecewaan masyarakat atas pemberantasan korupsi sedikit terobati.

"Melihat ini semua rakyat banyak berspekulasi tentang Century, hal ini tidak boleh didiamkan. Abraham dan kawan-kawan sebaiknya segera menyelesaikan kasus ini, agar energi bangsa ini tidak terkuras habis," tukasnya.

(Amril Amarullah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya