26 Pengurus DPD Golkar Jabar Dipecat

Iman Herdiana, Jurnalis
Kamis 15 Desember 2011 08:14 WIB
Share :

BANDUNG - Sebanyak 26 pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat masa kepengurusan 2010-2015 diberhentikan. Empat pengurus yang diberhentikan itu di antaranya wakil ketua DPD Partai Golkar Jabar.

Pemberhentian tertuang dalam surat keputusan (SK) DPD Partai Golkar Jabar Nomor B-142/GOLKAR/IX/2011 terhitung September 2011 yang diperkuat SK DPP Partai Golkar Nomor KEP-134/DPP/GOLKAR/2011, tertanggal 18 Oktober 2011.

Empat wakil ketua DPD Partai Golkar Jabar yang diberhentikan adalah Arifin Supriatna (wakil bendahara), Yana Mulyana Soepardjo (wakil bendahara DPD), Dudun Holidin (wakil ketua DPD), dan Agus Salide (wakil ketua DPD). Sisanya, merupakan para pengurus yang mengisi posisi cukup strategis di kepengurusan Golkar Jabar. Tidak dijelaskan secara terperinci pemecatan para kader partai berlogo pohon beringin itu.

Sebanyak 11 dari 26 pengurus DPD Partai Golkar merasa pemberhentian mereka tidak sesuai dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan peraturan organisasi (PO).

Juru bicara 11 eks pengurus DPD Partai Golkar Jabar yang tidak terima atas pemecatan itu, Topan Ardiansyahputra, mengatakan pemberhentian dilakukan secara sepihak tanpa mekanisme yang benar.

Seharusnya, kata Topan, ada peringatan satu dan dua kali sebelum pemberhentian. “Kami seharusnya diberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi, lalu rapat pleno untuk memutuskan kami layak atau tidak diberhentikan,” kata Topan.

Karena itu para mantan pengurus Golkar Jabar meminta klarifikasi dari pengurus DPD Partai Golkar Jabar dan DPP Partai Golkar atas pemberhentian.

Meski begitu, mereka menyatakan tidak ingin kembali atau dirangkul untuk menjadi pengurus lagi. Kecuali jika Ketua DPD Golkar Jabar Irianto MS Syaifuddin (Yance) lengser dari jabatannya.

“Kami bukan ingin dirangkul atau kembali menjabat sebagai pengurus. Selama Golkar dipimpin Yance, kami tidak akan mau kembali,” tegas Wakil Bendahara DPD Golkar Jabar Arifin Supriatna.

Arifin mengaku pesimistis dengan masa depan Golkar Jabar di bawah kepemimpinan Yance. Meski demikian sampai saat ini pihaknya tetap loyal sebagai kader Golkar. “Kami tetap loyal, tapi tidak buat Pak Yance,” ujarnya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya