JAKARTA - Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Chusnunia meminta pihak kesetjenan DPR RI segera memberikan penjelasan perihal rencana renovasi toilet DPR dengan anggaran Rp2 miliar yang memicu polemik.
Chusnunia berpendapat bahwa renovasi toilet adalah sesuatu yang wajar, namun karena menggunakan uang negara yang tidak sedikit, tentu segala sesuatunya harus bisa dipertanggungjawabkan.
“Publik menginginkan ada transparansi dan akuntabilitas, renovasinya mungkin tidak menjadi persoalan berat, tapi kesetjenan harus menyampaikan kejelasan mengapa sampai dibutuhkan angka Rp2 miliar,” ujarnya dalam siaran pers kepada okezone di Jakarta, Senin (9/1/2012).
Tanpa penjelasan dan argumentasi yang obyektif, sambung dia, sudah barang tentu publik akan mencurigai DPR.
“Kalau tidak mau dicurigai, harus dijelaskan, jika perlu detailnya, berapa banyak toilet yang direnovasi, toilet yang rusak kondisinya separah apa? Dan hal-hal lain harus dijelaskan, saya yakin publik dapat menerima,” ungkapnya.
Chusnunia berharap Kesetjenan DPR selayaknya memiliki pola komunikasi dengan publik secara baik. Sebab akan berdampak terhadap citra para anggota DPR. “Jangan sampai hal-hal seperti ini semakin memperburuk penilaian masyarakat terhadap DPR,”pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )