JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) bersikukuh tetap akan mengembangkan jaringan dakwahnya ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah. Meski sebelumnya sempat mendapat perlawanan dari orang yang diduga masyarakat Dayak, Kalimantan Tengah.
Juru bicara FPI Munarman menegaskan, perlawanan di Kalimantan Tengah itu tidak membuat ormas pimpinan Habib Rizieq goyah.
"DPP FPI akan tetap membentuk cabang FPI di seluruh NKRI, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah," ucapnya kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Selasa (21/2/2012).
Tentunya, kata Munarman, FPI akan senantiasa berdialog dengan seluruh komponen bangsa tanpa memandang apapun, agama, etnis, suku atau golongan.
“Termasuk dengan masyarakat Dayak di seluruh Kalimantan,” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) siang tadi, karena terkait peristiwa penghadangan, pengepungan serta upaya percobaan pembunuhan terhadap Rombongan Pimpinan FPI Pusat. Yaitu Ketua Bidang Dakwah Habib bin Ahmad Alattas, Sekjen FPI Ahmad Sobri Lubis, Wasekjen FPI Awit Masyhuri dan Panglima LPI Maman Suryadi, yang akan bersilaturahmi di Kalimantan Tengah.
Kedatangan mereka dikarenakan untuk berdakwah dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu 11 Februari 2012 lalu.
(Amril Amarullah)