JAKARTA - Sebuah fakultas seni biasanya dilengkapi galeri sebagai tempat memajang berbagai karya seni mahasiswa. Tahukah kamu, galeri seni tertua di kampus berada di Institut Teknologi Bandung (ITB)?
Nama Galeri Seomeardja dicuplik dari nama tokoh penggagasnya, Soemardja Syafe'i. Didirikan pada 1974, Galeri Soemardja merupakan pelengkap pendidikan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Soemardja Syafe'i sendiri terkenal sebagai tokoh pendiri sistem pendidikan seni di Indonesia.
Disitat dari laman ITB, Selasa (21/2/2012), galeri ini tidak hanya menyediakan sumber daya untuk lembaga dan seni masyarakat Bandung, dia juga kerap dijadikan venue berbagai acara kesenian. Sebut saja pameran dan talkshow yang dihelat baik oleh seniman secara individual maupun lembaga kesenian baik lokal, nasional, hingga internasional.
Para mahasiswa FSRD ITB pun dapat belajar mengelola pameran dan program seni melalui karya kuratorial dan kegiatan sukarela di galeri ini. Mereka dapat memanfaatkan ruang pameran berukuran 150 meter persegi, dengan ketinggian empat meter di satu sisi dan 2,4 meter di sisi lainnya. Seperti layaknya galeri seni, Galeri Soemardja juga dilengkapi dengan fasilitas pencahayaan dan panel yang dapat dilepas.
Meski awalnya didirikan untuk mendukung kegiatan akademik di FSRD ITB, kiprah Galeri Soemardja perlahan merambah ke luar kampus. Tidak heran, Galeri Soemardja memang memiliki misi untuk merangsang pembelajaran aktif tentang seni dan proses kreatif melalui penelitian, pengajaran, serta dialog, di antara komunitas mahasiswa ITB, fakultas, seniman, kurator, kritikus seni, sarjana, alumni, dan masyarakat luas.
Galeri Soemardja pun memiliki berbagai program seni seperti diskusi, seminar, dan lokakarya yang menghadirkan berbagai seniman dan pakar seni dengan cakupan nasional, regional, dan internasional. Program-program tersebut digelar secara rutin dan disusun untuk merangsang minat masyarakat umum tentang isu-isu seni kontemporer.
Di sini, civitas academica ITB dan pengguna galeri juga bisa mempraktikkan berbagai jenis seni visual seperti desain industri, arsitektur, kerajinan, fotografi, atau budaya visual pada umumnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)