Dituduh Sebar Duit di Kongres PD, Pasek: Nazar Ngawur!

Ferdinan, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2012 17:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Dede K/okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika menyangkal tuduhan Nazaruddin mengenai politik uang dalam Kongres Demokrat II di Bandung, Mei 2010 lalu.
 
Pasek membantah pernyataan Nazar yang menyebut dirinya ikut membagi-bagikan uang kepada pengurus partai di Jawa Barat demi memuluskan pencalonan Anas Urbaningrum sebagai Ketum Demokrat.
 
"Makin lucu saja. Pertama tuduhan kepada saya itu ngawur. Kedua, tuduhan kepada saya itu hanya halusinasi seorang buronan yang tertangkap perbuatannya jahatnya," kata Pasek kepada okezone, Rabu (22/2/2012).
 
Menurut Pasek, Nazar kerap melontarkan tuduhan tanpa menyertai bukti kuat. "Tanya saja siapa dan berapa uang itu diberikan kepada saya dan di mana?" pungkasnya.
 
Tuduhan demi tuduhan yang dilancarkan Nazar, kata Pasek, merupakan upaya Nazar untuk membangun opini negatif di publik yang menyudutkan elite Demokrat.
 
"Katanya dia bilang ada tanda terima, ya cek saja ada enggak tanda tangan saya di tanda terima yang konon dia punya buktinya. Publik jangan terjebak pada genderang yang ditabuh Nazaruddin dan penasihat hukumnya," sambungnya.
 
Pasek berharap proses hukum Nazaruddin dilanjutkan secara objektif. KPK juga diminta melakukan penelusuran atas uang hasil korupsi yang dikantongi Nazar, bekas Bendahara Umum Demokrat.
 
"Dia (Nazar) bawa kabur USD5juta, 2 juta Euro dan 3 juta Dolar Singapura. Mestinya kita fokus mengejar itu dan mungkin aset negara lain yang masih disembunyikannya. Yang ecek-ecek berbau sensasi tidak usah ditanggapi," katanya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya