Peran Terduga Teroris Asal Sumedang Belum Terungkap

Bagus Santosa, Jurnalis
Jum'at 23 Maret 2012 18:01 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Terduga teroris yang ditangkap di Jalan Anggrek Nomor 71, Sumedang Utara, Jawa Barat, Kamis, kemarin, atas nama CHW (sebelumnya ditulis CTR) masih dalam pemeriksaan intensif. Peran CHW sendiri juga belum diketahui Densus 88.
 
Demikian disampaikan Karopenmas Mabes Polri Brigjen M Taufik, Jumat (23/3/2012). Densus 88, lanjutnya, tengah memeriksa keterkaitan CHW dalam kasus pelatihan militer di Poso. "Penyidik sedang memeriksa intensif CHW dan mencari tahu keterkaitan dengan CF," katanya di Mabes Polri, Jumat (23/3/2012).
 
Selain CHW, dari rumah di Jalan Anggrek No 71 yang juga merupakan counter ponsel disita satu unit CPU, dua unit ponsel, satu buku rekening dengan nilai Rp1 miliar dan enam SIM card.
 
Ditambahkannya, penangkapan CHW ini berdasarkan pengembangan dari penangkapan CF dan NAT (yang merupakan istri sirinya, yang pada berita sebelumnya sebelumnya disebut NRL) yang ditangkap Sabtu 17 Maret lalu di Kamar 217 Hotel A Jalan Dewi Sartika, Bandung.
 
CF, ditangkap terkait kasus pelatihan militer di poso menggunakan senapan M16, membeli amunisi M16 kepada santoso (DPO) pada saat pelatihan, latihan membuat detonator. CF juga diduga kuat melaksanakan latihan bongkar pasang senjata api di Pare, Kediri bersama Hari Kuncoro. CF juga membuat dokumen/paspor palsu atas nama Arif Arhan, membuat KTP palsu untuk membuka rekening di beberapa Bank.
 
Saat penangkapan tersebut, bersama tersangka juga diamankan barang bukti berupa 10 lembar KTP, 10 kartu ATM dan Aplikasi Formulir Paspor.
 
Keduanya sudah dijadikan tersangka. Para tersangka disangkakan Pasal 15 jo Pasal 7, jo Pasal 9, jo Pasal 11 Perpu No. 1 th 2002 / UU no.15 th 2003. Sedangkan untuk istri sirinya dikenakan pasal 13 huruf b.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya