JAKARTA – Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) membeberkan pemborosan anggaran rapat kabinet tahun 2012 mencapai Rp29,4 miliar.
Menanggapi itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam membantah melakukan pemborosan seperti yang dirilis FITRA.
“Angkanya tidak sebesar yang disebut FITRA. Sekab justru hemat hingga Rp16 miliar,” ujar Dipo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2012).
Bahkan, menurut Dipo, semula angkanya Rp30,1 miliar, setelah direvisi menjadi Rp24,7 miliar. Angka itu pun, bukan hanya untuk konsumsi rapat, melainkan juga untuk penyiapan bahan-bahan hingga kajian, analisis serta biaya perjalanan dinas serta biaya komunikasi.
“Jadi bukan hanya untuk mempersiapkan makan kecil atau snack saja,” jelasnya. Termasuk juga anggaran itu untuk pelatihan bagi staf Seskab.
Bahkan, tahun lalu anggaran itu belum ada di Seskab. Baru tahun 2012 diserahkan. “Jadi, terimakasih untuk kritik dari FITRA, yang penting adalah ini digunakan secara benar dan dapat dipertanggung jawabkan anggarannya dan harus efektif,” jelasnya.
(Amril Amarullah)