Romney Sebut Kebijakan Obama Memalukan

Khairisa Ferida, Jurnalis
Jum'at 04 Mei 2012 12:10 WIB
Bakal Calon Presiden AS Mitt Romney (Foto: Zimbio)
Share :

PORSMOUTH - Bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Mitt Romney, mengecam kebijakan pemerintahan Barack Obama atas penanganan kasus aktivis HAM China Chen Guangcheng. Romney bahkan menyebut kebijakan Obama itu memalukan.

Dalam kampanyenya di Virginia, Romney mengatakan, ada laporan yang menyebutkan bahwa Pemerintah AS membujuk Chen untuk meninggalkan Gedung Kedutaan AS demi mencapai beberapa kesepakatan dengan China.

"Ada laporan yang menyebutkan keputusan untuk mengeluarkan Chen secepatnya dari Gedung Kedutaan disebabkan oleh negosiasi antara Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton yang ingin mencapai beberapa kesepakatan dengan pihak Beijing. Jika laporan ini benar adanya maka ini adalah momen yang kelam bagi kebebasan dan sebuah tindakan memalukan yang dilakukan oleh Pemerintahan Obama," ujar Mitt Romney seperti dikutip Reuters Jumat, (4/5/2012).

Romney yang menjadi calon kandidat kuat presiden AS dari Partai Republik ini juga menegaskan, Kedutaan AS di Beijing gagal melakukan tindakan diverifikasi yang dapat menjamin keamanan Chen dan keluarganya.

"Di sini adalah tempat bagi kebebasan, juga di seluruh dunia. Kami harus mempertahankan itu dan membela kebebasan di mana pun ketika kebebasan itu diserang," tutur Romney.

Sebelumnya, Chen Guangcheng dikenal sebagai aktivis HAM China yang diketahui kerap menyoroti tindakan aborsi paksa serta sterilisasi terkait dengan kebijakan satu anak yang dicanangkan oleh Pemerintah China. Akibat sorotannya yang tajam terhadap berbagai permasalahan itulah Pemerintah China memutuskan untuk menjadikan Chen sebagai tahanan rumah.

Chen yang menuntut kebebasan pun melarikan diri ke Gedung Kedutaan AS di Beijing. Aktivis yang juga seorang tuna netra itu diketahui berada di Gedung Kedutaan AS selama beberapa hari sebelum akhirnya meninggalkan gedung itu.

Kini Chen kabarnya tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit akibat cedera ringan yang dialaminya selama masa pelariannya.

Sementara itu, Mitt Romney sendiri telah menuturkan kebijakan kerasnya terhadap China dalam pertarungan pemilu mendatang. Romney mengancam akan menjatuhkan sanksi perdagangan terhadap China jika Negeri Tirai Bambu itu tidak menghentikan praktek yang disebutnya manipulasi mata uang, subsidi yang tidak adil dan pencurian kekayaan intelektual.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya