Pesawat SSJ-100 yang Datang Tidak Sesuai Dengan Ijin

Catur Nugroho Saputra, Jurnalis
Senin 28 Mei 2012 21:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Duyeh/Relawan 37 Cidahu)
Share :

JAKARTA - Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, tidak mengetahui kalau pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) ternyata pesawat yang datang ke Indonesia tidak sesuai dengan surat ijin.  
 
"Pesawat SSJ-100 yang ada di surat ijin adalah 97005, namun yang datang 97004," ujar Dirjen Perhubungan Udara, Harry Bakti, saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Senin (28/5/2012).
 
Kata dia, dirinya baru mengetahui kalau nomor Pesawat SSJ-100 itu berbeda dengan surat ijin, setelah jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, pada 9 Mei 2012 lalu.
 
"Saya baru mengetahui waktu pesawat itu jatuh," tuturnya.
 
Menurutnya selain itu, saat Pesawat SSJ-100 pengganti dengan nomor 97004, pihaknya tidak mengecek lagi apakah pesawat itu layak atau tidak.
 
"Pesawat tidak kita cek lagi, karena sudah memiliki sertifikat penerbangan," terangnya.
 
Lebih jauh, Harry mengatakan berdasarkan keterangan PT Trimarga Rekatama, tidak ada perbedaan antara Pesawat SSJ-100 bernomor 97005 dan 97004, karena mempunyai misi yang sama.
 
"Karena mempunyai misi yang sama jadi kami tidak mengecek kondisi pesawat itu lagi," tegasnya.
 
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara, Harry Bakti, menjelaskan pihaknya tidak berwenang mengeluarkan izin kelaikan terbang pesawat Sukhoi SSJ 100, karena yang memiliki otoritas adalah pihak penerbangan Rusia.
 
Menurutnya bahwa kedua izin, yakni izin masuk dan izin untuk melakukan demo terbang telah dipenuhi oleh produsen pesawat Sukhoi.

(Misbahol Munir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya