Gunakan Kaus Batman, Warga Datangi Pengadilan "the Joker"

Fajar Nugraha, Jurnalis
Selasa 31 Juli 2012 12:04 WIB
Korban yang menghadiri pengadilan Holmes (Foto: Getty Images)
Share :

COLORADO - Pelaku penembakan massal di sebuah bioskop di Colorado, Amerika Serikat (AS), James Holmes, didakwa atas 142 tuduhan kejahatan, termasuk pembunuhan. Dakwaan ini dibacakan oleh pihak jaksa penuntut, dalam pengadilan yang dipenuhi oleh korban selamat dari penembakan yang menggunakan kaus Batman.

Insiden yang melibatkan Holmes, memang terjadi di tengah pemutaran pertama film Batman, "The Dark Knight Rises" 20 Juli lalu. Pemuda berusia 24 tahun itu, menganggap dirinya sebagai musuh dari Batman, yakni "The Joker".

Holmes, mengamuk di Bioskop Century 16 di Aurora, Colorado pada 20 Juli dan menewaskan 12 jiwa pada kejadian berlangsung. Jumlah korban tewas bertambah menjadi 13, setelah Senin (30/7/2012) kemarin satu korban yang dirawat akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Melihat Holmes yang menganggap dirinya sebagai "The Joker" beberapa orang yang menghadiri pengadilan -yang sebagian besar dari mereka adalah korban selamat dari penembakan- datang dengan menggunakan atribut Batman. Mereka seperti menunjukkan perlawanan dari Batman terhadap musuhnya.

Salah satu korban selamat, Don Lader, menggunakan kaus Batman bersama Istrinya saat menghadiri persidangan Holmes. "Dia menyerang kami dengan sikap pengecut, tetapi kami akan menyerang kembali dengan kekuatan besar," ujar Lader, seperti dikutip The Examiner, Selasa (31/7/2012).

Lader menambahkan, dirinya tidak memiliki dendam terhadap industri film Amerika, yang sebelumnya dipenuhi kecaman oleh beberapa pihak. Seorang korban selamat penembakan lainnya, Torrence Brown, mengajukan tuntutan hukum kepada industri film, pihak bioskop dan dokter yang merawat Holmes.

Brown selamat dalam insiden tersebut, tetapi dirinya melihat salah seorang sahabatnya tertembak dan terbunuh. Brown bersikeras, ulah Holmes ini terkait dengan film-film yang ada di Negeri Paman Sam, kerap menayangkan aksi kekerasan.

Hingga kini pengadilan terhadap Holmes masih terus berjalan. Belum diketahui ancaman hukuman apa yang akan dihadapinya. Tetapi keluarga korban sebagian besar menginginkan Holmes divonis mati.

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya