6 Tahun Ditutup karena Gempa, Induk Candi Prambanan Dibuka

Ridho Hidayat, Jurnalis
Minggu 07 Oktober 2012 18:04 WIB
Pengunjung Candi Prambanan gunakan helm (Foto: Koran SI/Ridho Hidayat)
Share :

SLEMAN - Candi Siwa, candi induk di kompleks Prambanan, dibuka kembali hari ini. Candi dibuka untuk wisatawan umum setelah enam tahun lalu ditutup karena gempa.

Tri Hartono, petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, mengatakan, para wisatawan harus menggunakan helm sebelum memasuki bangunan candi. Selain itu, jumlah wisatawan yang masuk dibatasi hanya 50 orang saja.

“Dua ruang bilik candi yang dapat dikunjungi adalah Durga dan Agastya. Sedangkan bilik Siwa dan Ganesha belum dapat dikunjungi karena untuk menjaga keamanan jaringan infrastruktur monitoring milik peneliti dari Jepang,” jelas Hartono, Minggu (7/10/2012).

Sementara itu, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa, Surya Helmi, menjelaskan, saat gempa pada 2006 lalu, bangunan candi Siwa bergeser. Sejak itu, pernah diupayakan pembongkaran bangunan secara utuh. Namun, melihat kondisi batu candi yang rapuh, perbaikan hanya menggunakan metoda injeksi zat kimia.

“Saat gempa, kerusakannya hanya pada kulit bangunan candi yang bergeser sekira satu sentimeter. Setelah dipelajari pada waktu awal, ternyata sudah pernah terjadi pembongkaran yang dilakukan Belanda pada 1953 dan sudah menggunakan beton bertulang. Dari temuan itu, lalu kami lakukan perbaikan lagi menggunakan metoda injeksi,” terangnya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya