Wartawan Beri Deadline Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan

Amir Sarifudin , Jurnalis
Jum'at 26 Oktober 2012 02:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

BALIKPAPAN -  Hingga saat ini polisi belum berhasil menangkap pelaku kekerasan yang terjadi pada hari Senin 22 Oktober lalu, terhadap Kontibutor ANTV Samarinda M. Asri Sattar ketika melakukan peliputan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. 

Ketua IJTI Kaltim Fitriansyah memberikan batas waktu kepada polisi selama tiga hari, untuk dapat mengungkap pelaku.

“Kami kasih deadline tiga hari. Tapi polisi bilang ngak perlu tiga hari satu hari saja. Deadline ini sampai Jumat besok, Kalau sampai jumat tidak ada penangkapan pelaku kita akan rencanakan sesuatu aksi,” kata Ketua IJTI Kaltim Fitriansyah ketika menerima perwakilan AJI Balikpapan ke Samarinda, Kamis (25/10/2012).

Asri dipukul sebanyak empat kali usai meliput aksi ricuh demo mahasiswa Samarinda, ketika  sedang berlangsung persidangan yang melibatkan oknum kepolisian akibat penganiayaan dalam pemeriksaan tersangka pencuri motor hingga tewas.

Orang tidak dikenal yang berada di PN Samarinda ini diduga adalah orang suruhan dari pengusaha Haji M warga Samarinda Seberang, yang memiliki kekerabatan dengan oknum anggota polisi yang didakwa karena penganiayaan hingga meninggal kepada pelaku pencuri kendaraan  bermotor. Pelaku pencurian ini memiliki orangtua yang juga merupakan  anggota Polres Samarinda.

Wartawan di Samarinda dan IJTI juga melakukan dorongan penuntasan melalui DPRD Kaltim Komisi I. Rombongan  pers diterima Ketua Komisi I Sudarno.

“Poinnya ada lima yakni mengutuk keras kekerasaan, mendukung penuh pengusutan oleh polres, polri wajib berikan perlindungan hukum kepada insane pers dan harus melakukan penertiban dan pembinaan kepada preman  serta semua pihak ikut kampanye kan jurnalis damai,” terang Ketua IJTI Kaltim Fitriansyah Adisurya

Sementara Asri saat ini masih mengalami sakit dirahang dan dekat kuping, akibat pukulan tersebut.“Sudah dirontgen tapi masih agak sakit dirahang dan dekat kuping,” kata Asri ditemui semalam di Samarinda.

Kasus inipun mendapat perhatian tidak hanya dari kalagnan wartawan di Samarinda dan Balikpapan namun pihak ANTV pada Rabu kemarin datang ke Polres Samarinda untuk meminta pelaku ditangkap dan diusut tuntas. “ Bahkan kasus ini sudah dilaporkan ke Mabes Polri melalui kantor di Jakarta,” tambah Asri.

(K. Yudha Wirakusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya