Massa Geruduk Kantor KPUD Kota Bekasi

Faizal Affandi, Jurnalis
Kamis 20 Desember 2012 13:56 WIB
Ilustrasi
Share :

BEKASI - Sekira 200 orang yang mengaku tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Jujur dan Adil berunjuk rasa di depan Kantor KPUD Kota Bekasi, Jalan Djuanda No 112, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (20/12/2012). 

Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pilkada yang sudah digelar pada 16 Desember 2012 lalu, karena dinilai banyak kecurangan. Menurut mereka, banyaknya warga yang tidak memilih karena sudah direkayasa oleh salah satu pasangan calon yang berkomplot dengan KPUD. 

"Warga yang tidak mendukung Rahmat Effendi tidak diberikan formulir C6 atau surat undangan pemilih. Padahal kami sudah tinggal bertahun-tahun di situ. Ketika ditanyakan ke RT dan petugas KPPS, katanya namanya tidak terdata. Ini kan aneh," kata Aisyah salah satu pendemo. 

Koorditor aksi, Budi Ariyanto dalam orasinya mendesak KPUD Bekasi agar bertanggung jawab terhadap buruknya kualitas Pilkada Kota Bekasi dengan tingkat partisipasi sangat rendah. Pihaknya akan melanjutkan persoalan ini ke KPU Pusat karena sudah tidak percaya lagi dengan KPUD Bekasi. 

"Kami sudah menyiapkan data dan faktanya lengkap. Secepatnya kami akan bawa masalah ini ke KPU Pusat dan Bawaslu," kata Budy lantang. 

Budy juga sempat menyinggung persoalan Rahmat Effendi yang tidak mencantumkan nama isteri keduanya dalam formulir pencalonan.  "Pencalonan Rahmat Effendi cacat hukum dan harus dibatalkan demi hukum," kata Budy. 

Ketua KPUD Kota Bekasi, Tubagus Hendy Irawan yang menemui massa membenarkan bahwa Rahmat Effendi hanya mencantumkan satu orang nama isterinya. Dia menegaskan, bahwa KPUD hanya bersifat administrator. 

"KPUD sudah menjalankan proses Pilkada sesuai dengan mekanisme yang ada. Jika ada pihak yang tidak puas, silahkan menempuuh jalur hukum. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan menjaga kondusifitas," kata Hendy. 

Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Mereka tidak jadi melakukan aksi pelemparan telor busuk karena sudah mendapat jawaban dari KPUD.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya