JAKARTA- Jenazah Briptu Eko Wijaya Sumarno, anggota Brimob korban penembakan di Poso, rencananya akan diterbangkan menuju kampung halamannya di Ambarawa Jawa Tengah, Minggu siang (23/12/2012).
Jenazah Bintara Polri dengan nomor registrasi 85110893 itu sebelumnya disemayamkan di Mako Brimob Polda Sulteng untuk mendapat penghormatan terakhir dan langsung diterbangkan sekira pukul 14.00 WITA dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke Kepolisian Ambarawa, Panjang Kidul, Semarang, Jawa Tengah sebelum dibawa kerumah duka.
Seperti diketahui, Eko menjadi korban penembakan kelompok teroris di Desa Ambrana, Poso Pesisir dan sekitar Gunung Kalora. Dalam baku tembak itu, tiga anggota Brimob menjadi korban tewas dan tiga lainnya terluka. Tiga anggota polri meninggal atas nama, Briptu Wayan, Briptu Ruslan dan Briptu Narto.
Sebelum tewas, Briptu Eko bersama dua orang lainnya Briptu Siswandi dan Briptu Lungguh sempat dirawat di rumah sakit.
Briptu Eko menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Undata Palu Sabtu pukul 23.15 WIT, Eko mengalami luka tembak dua lubang di bagian perut dan luka sobek di lengan kanan dan kirinya. Sementara dua rekannya yang lain, Briptu Suwandi dan Briptu Lungguh masih menjalani perawatan intensif.
(Stefanus Yugo Hindarto)