PKB Klaim Sejak Awal Komitmen Tak Calonkan Pasutri

Misbahol Munir, Jurnalis
Selasa 08 Januari 2013 09:20 WIB
Hanif Dhakiri (foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua DPP PKB Hanif Dhakiri mengklaim partai yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memiliki komitmen sejak awal untuk tidak mencalonkan pasangan suami istri sebagai calon legislatif.  
 
“PKB sejak dulu memang tidak begitu. Kita sudah menghindari adanya caleg pasutri dari dulu hingga sekarang ini. Dalam politik itu kan ada dua hal penting, yaitu aturan dan kepantasan,” ungkap Hanif kepada Okezone, Selasa (8/1/2013).
 
Kata Ketum DPP Garda Bangsa itu meski dalam aturan tidak dilarang namun pencalonan pasutri sebagai caleg tidaklah patut.
 
“Walaupun aturan tidak ada yang melarang, tapi rasanya kurang pantas kalau pasutri nyaleg bersama. Di PKB, hal semacam itu sudah dipahami bersama, katakanlah semacam telah menjadi kovensi politik,” imbuhnya.
 
Kepantasan itu tambah dia, memang menjadi sejenis norma umum di PKB. “Jadinya ya alhamdulillah tahu sama tahulah. Ini bisa terjadi mungkin karena yang berkembang di PKB itu tradisi politik yang diwarisi dari para ulama NU yang santun dan sangat memperhatikan soal kepantasan umum. Tradisi itu berkorelasi secara positif dengan demokrasi,” pungkasnya.
 
Hal berbeda dikatakan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie. Menurut Marzuki parpol bisa mencalonkan pasutri sebagai caleg dalam waktu bersamaan jika dalam keadaan terpaksa kekurangan kuota gender perempuan. “Saya pikir semua parpol mempunyai kebijakan yang sama. Kecuali terpaksa karena kekurangan gender perempuan,” katanya.
 
Bahkan, Ketua DPR itu membantah jika partai yang berlambang bintang mercy itu sistem politik dinasti. “Tidak ada politik dinasti di PD,” pungkasnya.

(Misbahol Munir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya