Gerbong Eks Nasdem Pindah, Hanura Nilai Sebagai Darah Segar

Nurul Arifin, Jurnalis
Rabu 27 Februari 2013 16:22 WIB
Konvoi Partai NasDem
Share :

SURABAYA- Ada 'Suntikan Darah Segar' bagi Partai Hanura setelah Ratusan mantan Kader Partai NasDem berpindah. Sikap 'Boyong' ke Partai Hanura yang dipelopori oleh Muhammad Mirdasy, mantan Sekretaris DPW Partai NasDem Jatim, dikabarkan akan diikuti sekira 15 ribu kader NasDem seluruh Jawa Timur.

Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur, Kuswanto, mengatakan, sebagai partai yang terbuka tentunya akan menerima siapapun yang bersedia bergabung dalam partai Hanura. Karena dalam Pemilu 2014 ini tentu suasana pertarungan juga berbeda.

"Jumlah partainya hanya ada 10 parpol tidak seperti sebelumnya yang mencapai 38 Partai. Tentunya, persaingan pemilu nanti sangat ketat," kata Kuswanto usai menerima ratusan mantan kader partai NasDem Jatim di Kantor DPD Partai Hanura, Jalan Embong Kenongo, Surabaya, Rabu (27/2/2013).

Dia menambahkan, target yang dipatok oleh Partai Hanura adalah sebagai partai pemenang pemilu. Tentu saja dengan masuknya sejumlah mantan Kader Partai NasDem memberikan kekuatan yang baru bagi Partai yang digawangi oleh Wiranto.

MinimalPartai Hanura, kata Kuswanto, lolos dalam perhitungan Parlememtary Threashold (PT).

Kemudian untuk pemilihan legeslatif, Partai Hanura menargetkan ada penambahan jumlah wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD I dan II hingga DPR RI pada setiap daerah pemilihan (Dapil).

"Jika masing-masing dapil sudah ada 1 wakil rakyatnya, maka harus tambah. Dan dapil yang tidak ada wakil rakyatnya minimal ada satu yang jadi," tegasnya.

Hingga kini, partainya juga menerima sejumlah kader partai lain untuk bergabung membesarkan partai Hanura dan memenangkan Wiranto sebagai Presiden RI pada Pilpres 2014.

"Monggo-monggo saja kami terbuka. Yang penting memiliki visi dan misi sama untuk perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik," tukasnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya