TOMOHON - Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meletus pada Rabu malam. Warga dilarang beraktivitas hingga radius 2,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.
Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon, Farid Bina, mengatakan, terjadi dua kali letusan sepanjang Rabu, 3 April. Letusan pertama terjadi Rabu pukul 12.28 Wita, namun tertutup kabut akibat hujan deras. Kemudian letusan kedua terjadi pukul 18.15 Wita. Ketinggian debu vulkanik mencapai tujuh ratus meter dan tertiup ke selatan.
Menurutnya, terjadi peningkatan peningkatan kegempaan di Kawah Tompaluan Gunung Lokon, sejak Selasa 2 April.
Farid menyebutkan potensi letusan masih bisa terjadi mengingat aktivitas kegempaan terus berlangsung. Warga masih beraktivitas normal dan tidak mengungsi karena belum dinyatakan berbahaya.