Lepas Pelaku Mesum, Wali Kota Diminta Copot Kepala Syariah Aceh

Salman Mardira, Jurnalis
Rabu 24 April 2013 15:23 WIB
Ilustrasi
Share :

BANDA ACEH - Mahasiswa mendesak Wali Kota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, segera mencopot Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisab (polisi syariah) berinisial ES, karena diduga telah membebaskan pelaku mesum.

"Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh harus dicopot dari jabatannya, karena telah membebaskan pelaku mesum," kata Syafrizal Umar, Ketua Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Banda Aceh, saat berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Banda Aceh, Rabu (24/4/2013).

Menurutnya, ES sudah bertindak di luar kewajaran. Karena sebagai kepala polisi syariah seharusnya dia berada di garda terdepan dalam menindak pelanggar syariat Islam. Namun tindakannya melepaskan ajudan Wali Kota Banda Aceh berinisial AF, yang ditangkap polisi syariah atas dugaan mesum dengan seorang mahasiswi di kawasan objek wisata Ulee Lhue beberapa pekan lalu, dinilai sangat ironi.

"Ini merupakan suatu paradoks terhadap penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh yang selama ini digaung-gaungkan oleh pimpinan Pemko Banda Aceh," ujar Syafrizal.

Kasus ini memberikan dampak buruk bagi penegakan syariat Islam, karena pemerintah masih pandang bulu terhadap penindakan terduga mesum, sehingga menimbulkan kesan hukum tajam ke bawah tumpul ke atas.

"Syariat Islam di Banda Aceh jangan hanya sekadar slogan atau ajang pencitraan semata, tetapi harus dijalankan secara konsisten dan serius," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca-kasus pelepasan pasangan diduga mesum itu, Komandan Regu Wilayatul Hisbah Banda Aceh, Ismail Ahmad, yang memimpin operasi penangkapan pasangan itu dicopot jabatannya. Ismail yang saat proses pelepasan sempat adu mulut dengan atasannya, kini hanya menjadi anggota biasa.

Syafrizal menyebutkan apabila wali kota tak mengambil tindakan tegas terhadap ES, dia harus mundur dari jabatannya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya