JAKARTA - Tercatat ada kurang lebih 18 nama calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat memiliki hubungan kekerabatan, baik hubungan suami isteri, anak, atau kerabat lainya. Hal ini mendapat kritikan keras dari masyarakat yang menduga bahwa para kader Partai Demokrat hendak menerapkan politik dinasti.
Namun partai berlambang bintang mercy itu memiliki alasan sendiri dalam pengusungan para caleg. "Itu haknya masing-masing untuk mencalonkan. Kita juga ada seleksi. Semua yang mendaftar kita dari DPD-DPD juga memberi masukan," kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrtat, Melani Leimena di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/4/2013).
Dijelaskan Melani, partainya akan mengusung siapa saja kader yang memiliki potensi bagus sebagai seorang wakil rakyat, meskipun para caleg tersebut memiliki kekerabatan atau hubungan keluarga dengan caleg lainya. Sebab, Partai Demokrat menargetkan kemenangan pada Pemilu 2014 nanti.
"Kalau memang tokohnya potensial ya kita tidak bisa menghalangi untuk tidak mencalonkan. Jadi tidak peduli itu suami isteri, yang penting masukan DPD-nya. Selain itu kita juga lakukan survey. Karena kita ingin mengumpulkan suara terbanyak, karena itu kita melihat tokoh-tokoh potensial di sini," paparnya.
Sebelumnya, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai, bakal calon legislatif (Bacaleg) yang diusung Partai Demokrat banyak yang memiliki hubungan kekerabatan. Formappi mencatat ada 18 nama Bacaleg Partai Demokrat yang memiliki hubungan keluarga.
Formappi menemukan ada enam pasangan suami istri dari Partai Demokrat yang maju sebagai Bacaleg, di antaranya Suady Marasabessy (PD-Maluku Nomor I) dan Derita Rina (PD-Maluku Nomor 3), Syarifudin Hasan (PD-Jabar III Nomor 1) dan Inggrid Maria Palupi Kansil (PD-Jabar IV Nomor 1), Teuku Riefky Harsa (PD-Aceh I Nomor 1) dan Adinda Yuanita (PD-Jabar VII Nomor 7), Heryanto (PD-Lampung I Nomor 9) dan Sri Budiyanti (PD-Lampung II Nomor 9), Sri Hidayati (PD-Jabar III Nomor 3) dan Putut Wijanarko (PD-Jatim VI Nomor 9), Rosyid Hidayat (PD-Jateng VI nomor 1) dan Setyarin Dwiretnati (PD-Jateng VII Nomor 4).
Kemudian dua pasang hubungan bapak-anak, Amir Syamsuddin (PD-Sulteng Nomor 1) dan Didi Irawadi Syamsudin (PD Jabar X Nomor 1) dan Gray Koes Moertiyah (PD-Jateng V Nomor 1) dan Eddy Wirabhum (PD-Jateng IV Nomor 3).
Sementara Iti Octavia Jayabaya (PD-Bantgen I) anak dari Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya dan Edhie Baskoro Yudhoyono (PD-Jatim VII), anak Ketum PD, Susilo Bambang Yudhoyono.
(Ahmad Dani)