Wuih, Lulusan Unhan Jadi Diplomat

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis
Rabu 29 Mei 2013 13:53 WIB
Rektor Unhan Subekti. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)
Share :

JAKARTA - Sekira empat orang lulusan Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) ternyata telah menjadi diplomat di Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Rektor Universitas Pertahanan Indonesia Mayor Jenderal Subekti mengungkapkan jika mahasiswa yang ingin masuk Unhan harus mempunyai skor Test of English as a Foreign Language (TOEFL) minimal 550.

"70 persen mahasiswa di sini dari sipil, selebihnya dari tentara dan Pegawai Negeri Sipil (PNS)," ujarnya, saat silaturahmi dengan media massa di Kampus Unhan, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2013).

Di sisi lain, Subekti menambahkan pentingnya sebuah ideologi negara yaitu pancasila untuk kesatuan republik Indonesia. Khususnya bagi para generasi muda.

"Pentingnya ideologi negara ini sudah diimplementasikan pada dasarnya sudah dilaksanakan, agama muslim yang mayoritas di sini mengayomi yang minoritas, sehingga program studi (prodi) ketahanan itu penting. Pancasila merupakan pemersatu untuk menyatukan atau pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk memajukan bangsa kita salah satunya dengan toleransi," imbuhnya.

Subekti pun mengatakan jika visi Unhan menjadikan peserta didik maupun yang keluar atau lulusan mempunyai kepemimpinan untuk membangun bangsa Indonesia.

"Unhan ini memimpin untuk membangun sesuai visi yang telah ditetapkan, proaktif, menjadi pemimpin dengan aspek moral, sepandai apapun orang jika tidak disertai dengan moralitas percuma. Oleh karena itu untuk peserta Unhan, kami membuka berbagai program studi (prodi) untuk memberdayakan sumber daya manusia dan membangun konsep ke depannya, bahwa Indonesia damai," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya