Pemerintah Didesak Hentikan Pengiriman TKI ke Arab Saudi

Arief Setyadi , Jurnalis
Rabu 12 Juni 2013 18:41 WIB
Share :

JAKARTA- Peristiwa kerusuhan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi pada Minggu 9 Juni 2013 lalu menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Hal itu menjadi bukti tercorengnya pelayanan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi Arabia.

Terkait hal itu, Lembaga Persahabatan Organisasi Ormas Islam (LPOI) yang merupakan gabungan 12 Ormas di Tanah Air, mendesak pemerintah menghentikan pengiriman TKI.


"Kami sangat prihatin atas kejadian itu. Dengan 12 Ormas ini, kami berharap pandangan kami lebih didengar," kata Ketua LPOI, Said Aqil Siroj di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2013).

Said menuturkan, LPOI mendukung kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) yang memberlakukan moratorium pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Arab Saudi. "Kalau bisa kami minta disetop pengiriman tenaga kerja  wanita ke Saudi Arabia untuk selamanya," tegasnya.

Said menambahkan, LPOI juga mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk meningkatkan pelayanan terhadap TKI bermasalah di Saudi Arabia yang jumlahnya mencapai satu juta orang. "Kami juga mendesak pemerintah untuk mempercepat proses pemulangan TKI bermasalah," pungkasnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya