Gara-Gara Petasan, Preman Kampung Babak Belur Dihajar Warga

Andi Ilham, Jurnalis
Senin 22 Juli 2013 08:02 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

WATAMPONE - Di saat warga sedang melaksanakan ibadah salat tarawih, seorang pemuda bernama Muchlis (28) warga Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur babak belur dihajar warga.

Pasalnya, dia nekat menyalakan petasan yang mengganggu para jamaah di masjid setempat. Pemuda yang bermata pencaharian sebagai nelayan ini dikeroyok oleh warga Lingkungan Lapanning Kelurahan Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, sehingga mengalami luka di bagian wajah. Dia pun dilarikan ke Klinik Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.

Korban Muchlis dihadapan petugas polisi, mengaku dirinya menjadi bulan-bulanan bogem mentah warga lantaran membunyikan petasan. Namun, dia membantah jika letusan petasan tersebutberasal dari dirinya.

"Saya langsung dikeroyok, dan tergeletak diaspal pak," ujar Muchlis, Minggu (21/7/2013) malam.

Sementara itu, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Tanete Riattang, Ipda Anas saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lengkap lantaran pihaknya baru akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Pada peristiwa ini di tempat yang bersamaan, rekan korban, Syamsul Alam (29) warga Lingkungan Awangkalu, Kelurahan Waetuo juga terkena sabetan benda tajam hingga mengalami luka robek di bagian kanan perutnya. Ia pun dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya