JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tidak menyukai birokrasi yang menjelimet atau berbelit-belit karena dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, saat memberikan arahan kepada tenaga profesional dan sekretariat KSP di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Dudung menegaskan, komitmen jajarannya untuk bergerak cepat dan menghilangkan hambatan birokrasi yang rumit demi mendukung pelaksanaan seluruh program prioritas Presiden Prabowo.
"Bapak Presiden itu tidak terlalu suka dengan aturan-aturan yang menjelimet, yang akhirnya mengulur-ngulur waktu dan menghambat. Beliau (Presiden) inginnya cepat, cepat, cepat. Nah, ini yang harus mampu kita kejar dan selesaikan," tegas Dudung.
Dudung menjelaskan, seluruh program yang diusung Presiden, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Revitalisasi Sekolah, Sekolah Garuda Transformasi, hingga Cek Kesehatan Gratis, memiliki arah dan tujuan yang sama, yakni untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
"Arahnya dari Bapak Presiden itu hanya satu: kepentingan kesejahteraan rakyat, tidak ada yang lain. Tugas kita di KSP adalah membantu beliau mewujudkan itu," lanjutnya.