JAKARTA - Dua jenazah terduga teroris yang tewas tertembak di Jalan Raya Pahlawan, Kecamatan Kedungawaru, Tulungagung, Jawa Timur, sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Hari ini dua jenazah tersangka yang telah meninggal dunia telah berada di RS Pusat Polri Kramat Jati, untuk dilakukan tindakan medis," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, di kantornya, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
Ronny menambahkan, sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga, akan dilakukan otopsi dan tes DNA terlebi dahulu. "Fasilitas di RS Pusat Polri kan lebih lengkap," singkatnya.
"Pasti itu sudah masuk (tes DNA) kelengkapan untuk memastikan apakah identitas keduanya masuk DPO, sebab hal itu merupakan bagian dari pertanggungjawaban Densus 88 dalam upaya melakukan penangkapan," simpulnya.
Sebelumnya diberitakan, kedua teroris ditembak mati dalam upaya penangkapan oleh Densus 88 Antiteror di sebuah warung makan di Tulungagung. Mereka adalah Dayah alias Kim dan Farid alias Rijal.
Keduanya, merupan aktor yang kerap mengirim orang-orang pelaku teror ke Poso dan diduga kerap berhubungan dengan DPO pimpinan teroris Poso, yakni Santoso.
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 juga berhasil menangkap dua terduga teroris dalam keadaan hidup.
(Catur Nugroho Saputra)