DARFUR - Setidaknya tiga orang pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) asal Senegal terbunuh di wilayah Darfur, Sudan. Selain korban tewas, insiden ini juga mencedarai seorang petugas PBB lainnya.
Kejadian nahas ini terjadi pada hari Minggu 13 Oktober 2013. Mereka dicegat oleh kelompok bersenjata saat melewati daerah Darfur.
Hukum memang telah luntur di sebagian daerah Darfur. Daerah ini menjadi pusat pemberontakan kelompok yang tidak puas dengan pemerintahan Presiden Omar al Bashir. Wilayah Darfur sudah memanas sejak 2003 lalu.
Hal inilah yang membuat PBB menempatkan misi perdamaian terbesarnya di Darfur. Misi yang bernama UNAMID telah beroperasi di Darfur sejak 2007.
“Terlalu sering pasukan Unamid menerima serangan dan dibunuh saat tugas. Mereka bertujuan untuk membawa kedamaian di Darfur. Penyerangan sangat tidak bisa diterima,” tegas, Sekertaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, seperti dikutip Yahoo News, Selasa (15/10/2013).
Ban menuntut pemerintah Sudan untuk bertanggung jawab atas kekerasan di Darfur. Selain masalah politik, konflik di Sudan juga disebabkan oleh perebutan sumber daya. (why)