SERANG - Buntut dari temuan soal ujian akhir semester (UAS) kelas V SD mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) yang mengandung usur seks, Komisi II DPRD Kota Serang memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Banten, kemarin.
Namun Kepala Dinas Pendidikan berhalangan dan digantikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Wasis Dewanto. Wasis mengakui munculnya setidaknya tujuh soal berbau seks itu murni kelalaian editor.
“Lalai editor, kesalahan soal, sudah dipanggil Disdik. Penyusun soal awal di kurikulum 2006 tarik,” terang Wasis.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan ujian susulan untuk Panjeskes kelas V SD di seluruh Kota Serang.
Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kota Banten, Ramlan Junaidi, menambahkan, tim dari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) akan mengganti soal Penjaskes. “Senin diujikan lagi,” pungkasnya.
(Anton Suhartono)