JAKARTA - Mutia Rahmawati (33), yang melahirkan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Shelter Kebon Pala, Jakarta Timur, mengaku sebelum melahirkan berniat untuk mengambil ramuan ke seorang kiai di wilayah Puri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Menurut perempuan yang berprofesi sebagai terapis pengobatan tradisional tersebut ramuan yang akan diambil bakal digunakan sebagai obat. "Ramuan tersebut buat pemijatan pengobatan alternatif," kata Mutia, kepada wartawan, di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (6/1/2014).
Janda yang baru ditinggal suaminya sepekan lalu ini menuturkan, usai ke rumah ayahnya di Tambun, Bekasi, dirinya berencana beristirahat di masjid di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat. "Saya dulu sama suami memang kalau mau mengambil ramuan beristirahat di masjid tersebut," ujarnya.
Pengobatan alternatif berupa pijat dengan ramuan, sambung Mutia, memang sudah dilakoni sejak lama bersama suaminya di Surabaya.
Untuk diketahui, Mutia, wanita asal Surabaya ini terpaksa melahirkan di JPO Shelter Kebon Pala usai mendatangi rumah ayahnya di Tambun, Bekasi. Mutia akhirnya tak dapat menemui ayahnya lantaran sudah meninggal dunia 2 bulan lalu.
Mutia datang ke Jakarta bersama ketiga anaknya, Rafli (7), Jibran (4), dan Syifa (2). Sementara, dia dan bayi yang baru saja dilahirkan saat ini dirawat di Ruang Seruni Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
(Muhammad Saifullah )