Taliban Serang Restoran di Kabul, 21 Tewas

, Jurnalis
Minggu 19 Januari 2014 12:05 WIB
Restoran yang diserang. (Foto: AP)
Share :

KABUL - Taliban menyerang sebuah restoran populer Kabul dan menewaskan 21 orang pada Sabtu, 18 Januari 2014. Ini merupakan serangan paling mematikan terhadap warga sipil asing sejak perang dimulai hampir 13 tahun lalu.

Mereka yang tewas melawan La Taverna du Liban di antaranya termasuk 13 orang asing dan delapan warga Afghanistan yang semuanya tercatat warga sipil. Demikian dilansir dari Associated Press, Minggu (19/1/2014).

Kondisi ini menampakkan jika keamanan di negara itu makin memburuk dan warga Afghanistan khawatir akan kemanan masa depan negara mereka karena pasukan asing yakni Amerika Serikat (AS) bersiap menarik pasukannya pada akhir tahun ini.

Selain itu, mereka yang tewas termasuk dua warga AS yang bekerja untuk American University of Afghanistan, di mana korban diidentifikasi oleh PBB warga keturunan Somalia-Amerika, dua warga Inggris, dua warga Kanada, dua warga Lebanon, seorang warga Denmark, Rusia, Malaysia, dan Pakistan.

Kemudian, di antara mereka yang tewas juga ada perwakilan dari Dana Moneter Internasional Lebanon, Wabel Abdallah, dan Vadim Nazarov dari Rusia yang merupakan kepala kantor urusan politik di Misi PBB di Afghanistan.

Pihak Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan mengatakan itu sebagai balasan atas operasi militer Afghanistan melawan gerilyawan di provinsi Parwan timur awal pekan ini. Para pemberontak pun mengklaim telah menewaskan banyak warga sipil.

"Target serangan itu adalah sebuah restoran yang sering dikunjungi oleh orang asing," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, dalam sebuah pernyataannya melalui email.

Dia mengatakan, serangan itu ditargetkan karena digambarkan sebagai tempat di mana penjajah (warga asing) menggunakannya untuk makan dengan minuman keras.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya