JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, membantah pembentukan Grup D Paspampres sebagai bentuk ketakutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekaligus untuk mengintai lawan politik.
Menurut Ruhut, hal itu diwacanakan untuk semakin menertibkan prosedur pengamanan terhadap mantan presiden dan wakil presiden. Mengingat saat ini Indonesia sudah memiliki banyak mantan RI 1dan RI 2.
"Nah, ini perlu ditata dan diatur. Jangan para mantan ini masang pengawalan ada kadang yang overloading. Ada kadang yang lain enggak sesuai protap aturan. Nah ini mau ditata," katanya di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/3/2014).
Ruhut pun meminta publik untuk membiarkan proses pengamanan ini dikelola dengan baik dan tidak kawatir adanya upaya pengintaian terhadap lawan politik SBY.
"Oh enggak. SBY itu paling bersih. Dan calon dia juga yang nanti jadi presiden. Enggak ada kekhawatiran kita. Enggak ada kok. Itu kata orang saja yang diotaknya ada kutil. Enggak ada itu," pungkasnya.
(Dede Suryana)