Diduga Bekas Ditembak Orang, Ada Kaca Baru di Pospol Tegalrejo

Prabowo, Jurnalis
Jum'at 21 Maret 2014 11:06 WIB
Kaca Pospol Tegalrejo yang diduga baru diganti (Foto: Prabowo/okezone)
Share :

YOGYAKARTA - Ada yang berbeda di Pos Polisi Tegalrejo di simpang tiga Jalan Hos Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Tiga kaca nako dan satu kaca berukuran besar terlihat masih baru terpasang.

Salah seorang karyawan leasing di utara lokasi kejadian menceritakan adanya penembakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal. Aksi itu dilakukan dini hari tadi sekira pukul 00.45 WIB.

“Pelaku mengendari sepeda motor jenis Yamaha Yupiter MX warna gelap. Enggak enak saya ngomong di sini, nanti saya kasih tau," kata pria berinisial W (34) warga Prambanan, Sleman itu saat dikonfirmasi.

Namun, polisi mengelak adanya peristiwa itu. Sejumlah wartawan, baik cetak maupun elektronik yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak ada insiden apapun.

"Mana, enggak ada kok. Lihat saja sendiri, enggak ada kan. Bagaimana saya melaporkan ke pimpinan (Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Slamet Santoso) kalau enggak ada peristiwa penembakan," kata Kapolsekta Tegalrejo, Kompol Samsul Bahri, di lokasi kejadian, Jumat (21/3/2014).

Dia juga tak mau berkomentar panjang lebar tentang indikasi adanya penembakan pos polisi di wilayahnya. "Ini wilayah mana? Tegalrejo kan, ya biasa saya patroli tiap saat," elaknya.

Ditanya mengenai ada wartawan menemukan dua serpihan kaca kecil di lokasi kejadian, Samsul kembali berkilah. "Engak tau saya itu dari mana," elaknya.

Pantauan di lapangan, sejumlah anggota intel dari Korem 072/Pamungkas terlihat berada di lokasi kejadian yang berada di utara Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pemda DIY. Mereka terlihat akrab berkomunikasi dengan sejumlah petugas Kepolisian setempat.

"Engak ada apa-apa kok, cuma main-main saja di sini," elak anggota intel yang tak mau ditulis namanya itu.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya