Caleg DPR & DPRD di Sukoharjo Diduga Lakukan Politik Uang

Bramantyo, Jurnalis
Selasa 08 April 2014 10:14 WIB
Ilustrasi uang
Share :

SUKOHARJO - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sukoharjo, Jawa Tengah, menerima laporan adanya dugaan politik uang yang diduga dilakukan dua orang yang berasal dari Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI dan DPRD Sukoharjo.

Hal ini dilakukan di masa tenang jelang pemungutan suara di Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April.

Ketua Panwaslu Sukoharjo, Subekti, mengatakan, penyebaran politik uang dilaporkan saksi kepada pihak Panwacam Kartosuro dan dilanjutkan ke Panwaslu Kabupaten.

Aksi itu diduga dilakukan oleh tim pemenangan salah satu calon anggota DPR RI berinisial SB dan calon anggota DPRD II di wilayah Kartosuro, Sukoharjo Jawa Tengah berinisial STM.

"Panwascam Kecamatan Kartosuro melaporkan dugaan adanya politik uang ini pada Senin (7 April) sore, kemudian laporan itu kita tindak lanjuti," kata papar Subekti kepada wartawan,di Kantor Panwaslu, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (7/4/2014).

Dari hasil pemeriksaan saksi pelapor, tim pemenangan itu tertangkap basahnya melakukan politik uang pada Minggu 6 April malam di rumah salah satu Pimpinan Desa (Pindes) di Gumpang Kertosura.

Saat itu, salah satu tim kedua Caleg berinisial Dlm kedapatan tengah membagikan uang secara terang-terangan kepada warga. Saat membagikan uang, Dlm mewanti-wanti warga agar memilih caleg DPR RI dan DPRD II Sukoharjo yang membagikan uang tersebut.

"Barang bukti yang diamankan adalah alat peraga kampanye berupa contoh surat suara, dan kartu saku calon legislatif, serta uang tunai sebesar Rp350 ribu ikut diamankan," jelasnya.

Berdasarkan bukti-bukti tesebut, pihak Panwaslu Kabupaten segera memprosesnya karena melihat adanya unsur tidak pidana pemilu. "Panwaskab Sukoharjo akan melanjutkan proses ini. Pasalnya, unsur terjadinya tindak pidana pemilu telah terpenuhi," pungkasnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya