JAKARTA - Daryanti, korban penusukan hingga tewas diketahui sering mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pelaku, Sarno (50).
"Enggak kali ini saja, dua bulan lalu Yanti sempat disiram pakai air keras sama dia (Sarno) hingga melepuh di bagian tubuhnya," kata teman korban, Tata, di Mapolsek Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014).
Sambil meneteskan air mata, Daryanti datang ke kontrakannya untuk menceritakan kejadian yang menimpanya. "Dia sambil bawa pakaian dalam wanita yang terbakar, dia bilang saya habis dari Polsek Kemayoran, laporan kalau saya disiram oleh Sarno," ungkapnya
Menurut pengakuan Daryanti, Sarno tega melakukan perbuatan keji itu karena dirinya menolak cinta Sarno. "Saya nolak cinta dia," tutur Tata meniru ucapan Daryanti.
Namun, laporan tersebut hingga saat ini tidak ditangani secara serius dan terkesan diabaikan. Diduga Sarno dekat dengan oknum petugas Polsek Kemayoran. "Tapi sejak laporan itu enggak ada terusannya. Dia juga sempat ngeluh, melapor ke Polsek Kemayoran namun tidak diteruskan oleh pihak kepolisian," katanya.
Selain itu, Sarno juga pernah mengancam korban jika tak menerima cintanya. "Diancamnya dalam satu minggu kamu enggak mau sama saya, kamu harus mati sama saya. Ini sudah direncanakan sama pelaku," tukasnya.
(Susi Fatimah)