Pembunuh Ade Sara Kerap Meneror lewat Media Sosial

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Selasa 23 September 2014 15:42 WIB
Pembunuh Ade Sara Kerap Meneror lewat Media Sosial
Share :

JAKARTA - Ibunda Ade Sarah, Elisabeth Diana Dewayani, membenarkan adanya teror terhadap anaknya melalui jejaring sosial yang dilakukan oleh pembunuh anaknya, Ahmad Imam Al Hafitd.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Ade Sara, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2014).

Elisabeth menceritakan, usai melihat anaknya di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), dia diajak penyidik bertemu Nadia, teman Ade Sara, untuk mengetahui pelaku pembunuhan.

"Awalnya saya diajak bertemu dengan Nadia, dari situ penyidik bilang kalau pembunuhnya karena dendam asmara dan percintaan. Penyidik bilang saya minta maaf kalau orang yang membunuh Sara adalah mantan pacarnya," kata Elisabeth saat memberi kesaksian.

Elisabeth kemudian menunjukkan identitas beberapa mantan pacar Sara kepada penyidik. "Penyidik tanya mana yang punya dendam dengan korban. Kemudian saya menyebut mantan Sara yang ketiga yakni Hafitd. Karena saya ingat dia sering berkata yang tidak pantas di jejaring sosial, dan mengancam," jelasnya.

Dia mengaku, saat itu Sara pernah ketakutan sekali dan bercerita kepadanya kalau Hafitd mengancam. "Dia mengancam begini, dia bisa mencelakai dan membuat cacat Sara. Saya bilang ini laporkan saja ke polisi. Tapi Sara bilang enggak usah mah, biar Sara aja karena Sara takut mama diapa-apain," tegasnya.

Menurut dia, Hafitd sering memaki anaknya dengan sebutan yang sangat tidak pantas dan membuatnya sedih. "Saya sebagai orangtuanya merasa luka. Saat itu saya larang Sara bertemu dengan Hafitd," kenangnya sambil menahan tangis.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya