JAKARTA - Jumlah pendukung hak interpelasi terkait kebijakan kenaikkan harga bahan bakar minya (BBM) bersubsidi semakin bertambah.
Inisiator hak interpelasi dari Fraksi Partai Golkar, Misbakhun, mengalirnya dukungan tersebut menunjukkan keseriusan para anggota DPR dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak prorakyat tersebut.
"Jumlah sampai hari ini 202 anggota dari kemarin 157, kami akan berusaha terus menambah jumlahnya," jelas Misbakhun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Kata Misbakhun, meski Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak solid namun setidaknya ada enam orang anggota ikut mendukung hak interpelasi tersebut.