JAKARTA - Rencana interpelasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kebijakannya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seolah meredup. Pasalnya, sudah memasuki masa reses sidang ke II, DPR masih belum merealisasikan wacana yang sebelumnya begitu gencar dilakukan terutama dari anggota dewan yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP).
Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo menepis kalau wacana untuk melakukan interpelasi terhadap Presiden Jokowi dilupakan. Saat ini, bersama anggota dewan lainnya masih terus melakukan pengumpulan tanda tangan dukungan.
"Soal interpelasi lanjut. Kita masih tunggu PD (Partai Demokrat)," ujarnya kepada Okezone, Minggu (1/3/2015).
Bamsoet sapaan akrabnya menegaskan, untuk melakukan interpelasi menargetkan mengumpulkan sebanyak tiga ratus tanda tangan anggota dewan dari banyak fraksi.