DEPOK - Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai, tuntutan kaum buruh atas upah yang terus disampaikan kepada pemerintah dapat dipahami akibat himpitan problema kehidupan.
Apalagi hal itu dipicu dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok sandang pangan papan.
“Pertama, memang menarik di Indonesia sekarang ini bahwa siapa pun dengan berteriak mampu membuat pemerintah menoleh dan mendengar kemauan mereka. Sejak reformasi di mana sebelumnya para politisi sibuk dengan urusan masing-masing membuat rakyat frustrasi, saat ini dengan berdemo menjadi jalan meminta perhatian pemerintah, turun ke jalan salah satunya,” kata Devie kepada Okezone.