ATC Kuala Lumpur Diduga Tidur Saat MH-370 Hilang

Ferry Ardiansyah, Jurnalis
Senin 09 Maret 2015 11:35 WIB
ATC Kuala Lumpu Diduga Tidur Saat MH-370 Hilang
Share :

KUALA LUMPUR – Sebuah laporan investigasi diterbitkan tentang hilangnya pesawat Malaysia Airline MH-370 yang membawa 239 penumpang.

Seperti dilansir Sydney Herald Morning, Senin (9/3/2015), tim investigasi mengeluarkan adanya percakapan antara awak pesawat dengan pengawas lalu-lintas (Air Traffic Control/ATC) Bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Percakapan tersebut pilot pesawat MH-370 meminta ATC Bandara Kuala Lumpur agar segera mengalihkan komunikas dengan ATC di Bandara Ho Chi Minh di Vietnam. Namun, pihak ATC Bandara Ho Chi Minh belum menerima laporan jika MH-370 memasuki wilayahnya.

ATC Ho Chi Minh pun tidak pernah melakukan kontak dengan pihak MH-370 dan meminta ATC Bandara Kuala Lumpur untuk mengonfirmasi posisi terkahir pesawat nahas tersebut. Namun tidak ada jawaban dari pihak ATC Bandara Kuala Lumpur yang diduga tertidur pada saat awal-awal hilangnya pesawat MH-370.

ATC Bandara Ho Chi Minh juga tidak pernah menerima sinyal bahaya dari Malaysia tentang hilangnya MH-370. Pemberitahuan pertama terjadi ketika ATC Kuala Lumpur mengumumkan jika MH-370 hilang 10 jam setelah pesawat hilang kontak.

Namun, pihak investigasi masih mengkaji temua terbarunya. Pihaknya juga akan meminta keterangan dari pihak ATC Bandara Kuala Lumpur dan ATC Bandara Ho Chi Minh tentang hilangnya pesawat MH-370 tersebut.

Pesawat yang memiliki rute Kuala Lumpur menuju Beijing itu hilang dari pantauan radar pada Maret 2014. Pemerintah Malaysia dengan dibantu negara lain pun telah berupaya sekuat tenaga untuk mencari keberadaannya.

Hilangnya pesawat MH370 menjadi insiden paling misterius dalam dunia penerbangan. Mengingat, para ahli berpendapat pesawat tersebut jatuh di Samudera Hindia yang sangat jauh dari rute penerbangannya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya